gallery
River Side Palembang
River Side Restaurant berdiri dengan berbagai keunggulan fasilitas diantaranya pemandangan Jembatan Ampera di malam hari yang tidak dapat diperoleh direstaurant lain. Di samping kenikmatan dan kelezatan aneka hidangan berkelas yang menggoda anda untuk mencoba
http://riverside-restaurant-plg.com/images/promo/promo_main.jpg
Pindang Udang
Hidang terbaik pindang Udang yang kami sediakan bagi anda yang pengemar udang dapatkand hanya di Riverside Restaurant Palembang
http://riverside-restaurant-plg.com/images/stories/food/pindang_udang.jpg
Sayuran Duarasa
http://riverside-restaurant-plg.com/images/stories/food/sayuran_duarasa.jpg
boat tour
Salah satu Fasilitas yang kami sediakan adalah 3 kapal wisata yang bisa dimanfaatkan dengan kapasitas 100 orang dengan sewa Rp. 3,5 juta. Dua kapal carteran bekapasitas 40 orang dengan sewa Rp 400 ribu sekali perjalanan.
banana_splite.jpg
http://riverside-restaurant-plg.com/images/stories/beverage/banana_splite.jpg
Kelenteng
Kelenteng berusia lebih dari 200 tahun ini saksi sejarah Palembang. Berdiri tahun 1733, di tepi Sungai Musi, banyak peristiwa rasialis yang pernah menerpa. Tahun 1966, sebagian lahan kelenteng direbut paksa penduduk dan sekarang jadi Pasar 10 Ulu. Tahun 1998
http://riverside-restaurant-plg.com/images/promo/kelenteng.jpg
Ampera
Pada awalnya, bagian tengah badan jembatan ini bisa diangkat ke atas agar tiang kapal yang lewat dibawahnya tidak tersangkut badan jembatan. Bagian tengah jembatan dapat diangkat dengan peralatan mekanis, dua bandul pemberat masing-masing sekitar 500 ton di dua menaranya. Kecepatan pengangkatannya sekitar 10 meter per menit dengan total waktu yang diperlukan untuk mengangkat penuh jembatan selama 30 menit. Pada saat bagian tengah jembatan diangkat, kapal dengan ukuran lebar 60 meter dan dengan tinggi maksimum 44,50 meter, bisa lewat mengarungi Sungai Musi. Bila bagian tengah jembatan ini tidak diangkat, tinggi kapal maksimum yang bisa lewat di bawah Jembatan Ampera hanya sembilan meter dari permukaan air sungai.[4] Sejak tahun 1970, aktivitas turun naik bagian tengah jembatan ini sudah tidak dilakukan lagi. Alasannya, waktu yang digunakan untuk mengangkat jembatan ini dianggap mengganggu arus lalu lintas di atasnya. Pada tahun 1990, kedua bandul pemberat di menara jembatan ini diturunkan untuk menghindari jatuhnya kedua beban pemberat ini.
beauty beach.jpg
http://riverside-restaurant-plg.com/images/stories/beverage/beauty beach.jpg
Kampung Kapitan
Kampung Kapitan merupakan kelompok 15 bangunan rumah panggung ala China yang terletak di Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1. Kampung ini pada awalnya merupakan tempat tinggal seorang perwira keturunan China berpangkat kapitan (kapten) yang bekerja untuk pemerintah kolonial Belanda. Lahan di Seberang Ulu ini memang untuk para pendatang dari luar Palembang. Uniknya, bentuk rumah mengadopsi bentuk rumah limas (rumah tradisional Palembang) yang diperuntukkan bagi para bangsawan Palembang. Namun, bentuk rumah juga mengadopsi tipologi rumah masyarakat China dengan courtyard (ruang terbuka) pada bagian tengahnya, yang berguna bagi penghawaan dan masuknya cahaya.
http://riverside-restaurant-plg.com/images/promo/rumah_kapiten.jpg
wedding promo
river side menyediakan tempat wedding
http://riverside-restaurant-plg.com/images/promo/VIN_6529.jpg
